Khofifah kemudian mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka menjadikan Hari Pramuka ke-65 sebagai momentum memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
“Mari jadikan Hari Pramuka ke-65 ini sebagai momentum untuk memantapkan organisasi, menguatkan karakter, meningkatkan keterampilan, menjaga ketahanan pangan, dan memperluas pengabdian. Selamat Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. Teruslah belajar, berkarya, berinovasi, dan mengabdi,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Khofifah juga menyerahkan sejumlah tanda penghargaan kepada tokoh dan pejabat yang dinilai berjasa dalam Gerakan Pramuka.
Lencana Melati diberikan kepada Rektor Unesa Nurhasan, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai, serta Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Erwin Asta Triyono.
Sementara itu, Lencana Dharma Bakti diberikan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Ahmad Sruji Bahtiar. Lencana Karya Bakti diberikan kepada Wahyu Kurniawan Pribadi, sedangkan Lencana Panca Warsa Utama diberikan kepada Muktim Utomo.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur juga diisi dengan berbagai atraksi dan pertunjukan. Di antaranya atraksi penyelamatan oleh Brigade Penolong 13 Nganjuk, penampilan seni budaya Reog Laskar Sawunggaling Unesa, serta Marching Band Gita Swara Nala SMAN Taruna Nala Jawa Timur. (ivan)