Ia menjelaskan kepuasan pelanggan dapat terbentuk ketika masyarakat memperoleh produk berkualitas, harga yang wajar, informasi yang jujur, serta pelayanan yang cepat dan penuh empati.
Menurut Khofifah, kepuasan tersebut menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan. Kepercayaan pelanggan pada akhirnya dapat memperkuat keberlangsungan usaha sekaligus memberikan dampak terhadap perekonomian.
Khofifah juga meminta pelaku usaha tidak mengabaikan masukan dari pelanggan. Keluhan maupun saran, kata dia, perlu dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas layanan dan melakukan inovasi secara berkelanjutan.
“Berorientasi kepada pelanggan berarti bersedia mendengar, memahami kebutuhan, merespons keluhan, dan terus berinovasi. Masukan pelanggan jangan dipandang sebagai beban, tetapi sebagai bahan penting untuk meningkatkan kualitas,” katanya.