Pemprov Jatim Matangkan Peringatan Hari Jadi ke-81, Aksi Sosial Jadi Prioritas

parlemen | 25 September 2026 21:27

Pemprov Jatim Matangkan Peringatan Hari Jadi ke-81, Aksi Sosial Jadi Prioritas
Pemprov Jatim Siapkan Rangkaian Hari Jadi ke-81, Utamakan Kegiatan Berdampak bagi Masyarakat. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mematangkan persiapan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81. Menanggalkan kesan sebatas agenda rutin tahunan, Pemprov Jatim menegaskan komitmennya untuk menempatkan aksi sosial dan program kerakyatan sebagai prioritas utama dalam peringatan tahun ini.

 

Langkah strategis tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Kamis, (24/9/2026).

 

Adhy menegaskan, porsi kegiatan seremonial akan disesuaikan secara proporsional demi memberikan ruang yang lebih luas bagi program-program yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Jawa Timur.

 

"Secara bertahap kita mulai menggeser bahwa setiap perayaan yang sifatnya ulang tahun itu ada yang bermanfaat untuk rakyat. Jadi, tidak lagi hanya berupa kegiatan seremonial," tegas Adhy, dikutip dari kominfojatim.gp.id, Jumat, (25/9/2026).

 

 

Meskipun agenda pokok—seperti ziarah ke makam para Gubernur Jatim terdahulu dan Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81—tetap dilaksanakan, pendorong utama peringatan kali ini berpusat pada serangkaian bakti sosial. Setiap perangkat daerah diminta menginisiasi program sosial di sektornya masing-masing, mulai dari penanganan stunting, khitanan massal, donor darah, aksi bersih-bersih sungai, hingga gelaran pasar murah untuk menjaga daya beli warga.

 

Seluruh kegiatan tersebut dirancang terdesentralisasi agar manfaatnya tersebar merata, tidak hanya menumpuk di pusat pemerintahan provinsi.

 

"Kegiatan sosial ini dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah dan direkap sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-81, sehingga pelaksanaannya tidak harus seluruhnya terpusat dalam satu agenda besar," jelasnya.

 

 

Di samping aksi sosial, rangkaian Hari Jadi ke-81 juga akan diwarnai oleh sejumlah agenda strategis berskala besar, seperti pembukaan Jatim Fest, East Java Investment Forum (EJIF), peluncuran resmi logo Hari Jadi ke-81, hingga pemberian penghargaan atas capaian pembangunan daerah.

 

Untuk memperluas jangkauan dan keterlibatan publik, Pemprov Jatim mengoptimalkan peran Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) serta berkoordinasi erat dengan pemerintah kabupaten/kota dan Bank Jatim.

 

"Rangkaian acara tidak hanya berlangsung di Surabaya, tetapi juga mengikutsertakan wilayah lain di seluruh Jawa Timur. Kita ingin partisipasi masyarakat jauh lebih luas," pungkas Adhy. (ivan)