Sektor-sektor prioritas meliputi pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial, ketenagakerjaan, pertanian, UMKM, pariwisata, kelautan, serta koperasi. Khusus koperasi, Jatim kini memiliki 8.494 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berbadan hukum. Dari jumlah itu, 68 koperasi sudah aktif beroperasi.
“Alhamdulillah seluruh desa dan kelurahan telah membentuk Koperasi Merah Putih berbadan hukum. Saat ini 68 koperasi sudah beroperasi, sehingga perlu percepatan aktivasi agar seluruhnya bisa berfungsi optimal,” ujar Khofifah.
Program pendampingan kelembagaan dan penguatan SDM pengelola koperasi juga masuk dalam alokasi P-APBD 2025. Diharapkan, koperasi menjadi instrumen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan, menurunkan angka kemiskinan, mencegah inflasi, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.