Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Pusat yang memilih Jawa Timur sebagai lokasi kegiatan strategis tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi penguatan komitmen bersama dalam membenahi tata kelola transportasi nasional.
“Kami mengapresiasi Kementerian Perhubungan RI yang menjadikan Jawa Timur sebagai lokasi kegiatan ini. Ini adalah kehormatan sekaligus penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” ujar Khofifah.
Ia menegaskan, Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan berkomitmen penuh mendukung target Zero ODOL 2027 melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari pelaku usaha transportasi, asosiasi pengemudi, hingga perusahaan angkutan barang.
“ODOL adalah persoalan tata kelola. Karena itu, harus dirapikan bersama. Jawa Timur siap membangun koordinasi dan efektivitas program Zero ODOL 2027,” tegasnya.