Khofifah juga menekankan bahwa pengendalian kendaraan ODOL berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan serta keberlanjutan infrastruktur. Kendaraan bermuatan dan berdimensi berlebih terbukti mempercepat kerusakan jalan dan menghambat kelancaran distribusi logistik nasional.
“Kerusakan jalan akibat ODOL berdampak pada keselamatan, anggaran perbaikan, hingga efektivitas distribusi logistik,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Jatim telah menggulirkan bantuan biaya pemotongan kendaraan bermotor yang terbukti secara teknis mengalami kelebihan dimensi. Namun, program ini masih dilakukan secara terbatas karena menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.