Gubernur Jatim Kunjungi Pasar Murah Banjarsari, Pastikan Stok Aman Jelang Ramadan

parlemen | 15 Januari 2026 07:28

Gubernur Jatim Kunjungi Pasar Murah Banjarsari, Pastikan Stok Aman Jelang Ramadan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dipasar murah. (dok bhirawa)

GRESIK, PustakaJC.co – Menjelang peringatan Isra Mi’raj sekaligus mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok jelang Ramadan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi pasar murah di Balai Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Rabu, (14/1/2026).

 

Kunjungan tersebut disambut antusias warga. Khofifah bahkan menyempatkan diri berinteraksi dan berfoto bersama masyarakat yang memadati lokasi pasar murah. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Kamis, (14/1/2026).

 

“Sebentar lagi kita memasuki bulan Ramadan. Biasanya kebutuhan pokok meningkat. Kalau permintaan naik sementara suplai tetap, harga cenderung ikut naik. Melalui pasar murah ini, kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat tercukupi dan suplai tetap aman,” ujar Khofifah.

 

 

 

Menurutnya, pasar murah menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadan yang identik dengan peningkatan konsumsi pangan.

 

“Pasar murah ini juga menjawab kebutuhan masyarakat. Mendekatkan layanan ke warga itu penting agar benar-benar menjangkau daya beli mereka. Selisih harga yang lebih murah tentu sangat membantu meringankan beban masyarakat,” imbuhnya.

 

Di pasar murah Desa Banjarsari, sejumlah komoditas dijual jauh di bawah harga pasar. Ayam potong yang biasanya mencapai Rp39.000 per kilogram, dijual Rp30.000 per kilogram. Telur ayam dari harga pasar sekitar Rp29.000 per kilogram, dilepas Rp22.000 per kilogram.

 

 

Sementara beras medium SPHP Bulog yang di pasaran seharga Rp13.500 per kilogram, dijual Rp11.000 per kilogram. Gula pasir yang HET Rp17.500 dijual Rp14.000, dan minyak goreng MinyaKita premium dari harga normal Rp16.800 bisa dibeli Rp13.000.

 

Khofifah menegaskan, kegiatan pasar murah akan terus digelar di berbagai daerah sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga pangan. 

 

“Kami terus bergerak berkeliling untuk memastikan harga tetap terkendali dan ketersediaan sembako menjelang Ramadan dalam kondisi aman,” pungkasnya. (ivan)