Di akhir sambutannya, Khofifah berharap sosialisasi ini menghasilkan langkah konkret dan kesepakatan tindak lanjut nyata untuk mempercepat sertifikasi tanah wakaf di seluruh Jawa Timur.
Sementara itu, Kepala Kanwil ATR/BPN Jawa Timur Asep Heri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pertemuan kedua setelah sebelumnya digelar di Masjid Al Akbar Surabaya bersama Muslimat NU.
“Wakaf itu dalam manajemennya lillahi ta’ala. Namun hari ini, manajemen wakaf juga harus tertib administrasi, tertulis, terbaca, dan tidak multitafsir,” jelas Asep.
Ia menegaskan, tugas Kementerian ATR/BPN dan Kementerian Agama adalah membangun “jembatan emas” yang menghubungkan nilai spiritual wakaf dengan sistem administrasi modern.
“Kalau penataannya bagus, maka tata kelola perwakafannya juga bagus. Kita harus bekerja sama, berkoordinasi, dan bersinergi agar umat benar-benar merasakan maslahat wakaf,” tutupnya. (ivan)