Karena itu, Khofifah menilai kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha transportasi, komunitas pengemudi, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci untuk mewujudkan sistem transportasi jalan yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan di Jawa Timur.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus melanjutkan proses normalisasi kendaraan yang masih masuk kategori ODOL agar target Jawa Timur bebas ODOL pada 2027 dapat tercapai.
“Terima kasih. Mari kita teruskan normalisasi kendaraan yang masih kategori ODOL. Dengan kekuatan bersama, Insya Allah kita bisa mewujudkan zero ODOL 2027 di Jawa Timur,” kata Khofifah. (ivan)