Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sanjaya, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kejagung. Ia menilai sistem ini efektif karena pengawasan berasal langsung dari penerima manfaat.
Ke depan, sistem Jaga Dapur MBG akan diperluas ke seluruh wilayah Jawa Timur hingga ke tingkat nasional. Saat ini, jumlah dapur SPPG di seluruh Indonesia tercatat mencapai lebih dari 26 ribu unit.
Dengan pengawasan digital yang terintegrasi, pemerintah berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, serta meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat penerima manfaat.(frcn)