Selain menjaga stabilitas harga, Bulog juga tengah menyalurkan bantuan pangan kepada sekitar 3,3 juta penerima manfaat. Bantuan tersebut berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter per keluarga.
Terkait distribusi Minyak Kita, Bulog mengakui adanya keterbatasan pasokan akibat pembagian kuota Domestic Market Obligation (DMO) ke seluruh provinsi. Untuk itu, penambahan kuota telah diajukan guna memperkuat distribusi di daerah.
Tak hanya harga dan stok, Bulog juga memastikan keamanan pangan. Hasil uji sampel sementara menunjukkan komoditas seperti tomat, cabai rawit, sawi, dan wortel negatif dari kandungan pestisida berbahaya maupun formalin. Sementara pengujian pada daging dan ayam masih berlangsung.
“Selain harga, kami juga memastikan kualitas pangan aman dikonsumsi. Sejauh ini seluruhnya negatif dari zat berbahaya,” pungkasnya. (ivan)