Khofifah Dorong Ajang Talenta Jatim, Target Cetak Generasi Berprestasi hingga Kancah Internasional

parlemen | 05 April 2026 18:59

Khofifah Dorong Ajang Talenta Jatim, Target Cetak Generasi Berprestasi hingga Kancah Internasional
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan intruksi di ajang Talenta Prestasi Murid Jawa Timur 2026. (dok antara)

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan ekosistem pendidikan berbasis prestasi melalui Ajang Talenta Prestasi Murid Jawa Timur 2026. Program ini dinilai strategis untuk mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

 

Ajang yang mulai digelar sejak Sabtu, (4/4/2026) itu melibatkan ribuan siswa terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaring sekaligus membina potensi pelajar secara terarah dan berkelanjutan. Dilansir fari antaranews.com, Minggu, (5/4/2026).

 

“Ajang ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta luar biasa, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga berjaya di tingkat nasional hingga internasional,” ujar Khofifah, Minggu, (5/4/2026).

 

 

Ia menegaskan, ajang talenta bukan sekadar kompetisi, melainkan langkah konkret memperkuat ekosistem pendidikan berbasis prestasi. Jawa Timur sendiri selama ini konsisten mencetak prestasi di berbagai kompetisi nasional, seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), hingga Lomba Kompetensi Siswa (LKS).

 

Menurut Khofifah, ajang ini juga menjadi bentuk apresiasi nyata bagi siswa berprestasi, termasuk membuka peluang masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

 

Data SNBP 2026 mencatat, sebanyak 29.046 siswa asal Jawa Timur diterima di PTN dari total 108.122 pendaftar. Capaian ini menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah penerimaan tertinggi secara nasional selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2019.

 

 

Tak hanya itu, Jawa Timur juga tercatat sebagai provinsi dengan penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) terbanyak, yakni 8.915 siswa dari 40.213 pendaftar.

 

“Ini kabar baik, terutama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Kami ingin memastikan tidak ada anak Jawa Timur yang putus sekolah hanya karena alasan ekonomi,” tegasnya.

 

Melalui ajang talenta ini, Pemprov Jatim berharap lahir generasi emas yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu membawa daerah dan Indonesia semakin maju di masa depan. (ivan)