“Kita menghadapi tantangan besar di era disrupsi teknologi. Mahasiswa harus mampu memilah mana dinamika politik yang membawa manfaat dan mana yang justru merugikan masyarakat,” tuturnya.
Ia menambahkan, politik tidak hanya identik dengan pemilu atau perebutan kekuasaan. Lebih dari itu, politik merupakan ruang demokrasi bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan dan ikut mengawal arah pembangunan, termasuk di bidang ekonomi.
“Politik sejatinya adalah sarana bagi masyarakat untuk menjaga arah pembangunan negara dan memastikan kebijakan yang diambil berpihak pada kesejahteraan rakyat,” tegasnya.