Dalam kesempatan itu, Cahyo juga mengutip pemikiran Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, tentang pentingnya berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, tetap relevan sebagai pedoman generasi muda dalam menghadapi tantangan global.
Ia berharap mahasiswa tidak hanya menjadi penonton dalam proses kebijakan publik, tetapi turut berkontribusi melalui ide, inovasi, dan solusi yang dapat membawa perubahan positif bagi bangsa.
“Generasi muda harus berani tampil dengan gagasan dan inovasi. Jangan hanya menjadi konsumen informasi, tetapi ikut menentukan arah perubahan Indonesia ke depan,” pungkasnya. (frchn)