Cahyo Harjo Ajak Mahasiswa Peka terhadap Politik dan Pembangunan Ekonomi

parlemen | 21 Mei 2026 22:26

Cahyo Harjo Ajak Mahasiswa Peka terhadap Politik dan Pembangunan Ekonomi
SUPORT: Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, mengajak mahasiswa memahami dinamika politik dan ekonomi bangsa. (dok radarsurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, mengajak mahasiswa untuk memiliki kepekaan terhadap dinamika politik dan pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, generasi muda memegang peran strategis sebagai kekuatan intelektual yang akan menentukan arah masa depan bangsa. Kamis, (21/5/2026).

“Ekonomi menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemerdekaan yang utuh bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya. Demikian dikutip dari radarsurabaya.jawapos.com, Kamis (21/5/2026).

Pesan tersebut disampaikan Cahyo saat menjadi narasumber dalam kegiatan Economic Politic Talk bertema Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Kebijakan Publik sebagai Tantangan dan Peluang Generasi Muda yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (20/5/2026).

Dalam paparannya, Cahyo menegaskan bahwa ekonomi merupakan fondasi utama dalam pembangunan nasional. Melalui pertumbuhan ekonomi yang sehat, kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan dan kemandirian bangsa semakin diperkuat.

Namun demikian, Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya itu menekankan bahwa pembangunan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari stabilitas politik serta kualitas demokrasi. Menurutnya, kedua aspek tersebut saling berkaitan dan harus berjalan seiring.

Cahyo juga mengingatkan pentingnya literasi politik di kalangan mahasiswa, terutama di tengah derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi digital. Mahasiswa dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis dan objektif agar tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan.

“Kita menghadapi tantangan besar di era disrupsi teknologi. Mahasiswa harus mampu memilah mana dinamika politik yang membawa manfaat dan mana yang justru merugikan masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, politik tidak hanya identik dengan pemilu atau perebutan kekuasaan. Lebih dari itu, politik merupakan ruang demokrasi bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan dan ikut mengawal arah pembangunan, termasuk di bidang ekonomi.

“Politik sejatinya adalah sarana bagi masyarakat untuk menjaga arah pembangunan negara dan memastikan kebijakan yang diambil berpihak pada kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Cahyo juga mengutip pemikiran Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, tentang pentingnya berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, tetap relevan sebagai pedoman generasi muda dalam menghadapi tantangan global.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya menjadi penonton dalam proses kebijakan publik, tetapi turut berkontribusi melalui ide, inovasi, dan solusi yang dapat membawa perubahan positif bagi bangsa.

“Generasi muda harus berani tampil dengan gagasan dan inovasi. Jangan hanya menjadi konsumen informasi, tetapi ikut menentukan arah perubahan Indonesia ke depan,” pungkasnya. (frchn)