MALANG, PustakaJC.co – Jawa Timur optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai sentra gula sekaligus salah satu lumbung padi nasional melalui kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, BUMN, pelaku usaha, hingga petani dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan kolaborasi menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di Jawa Timur. Menurutnya, daerah ini memiliki potensi besar untuk terus menjadi penopang kebutuhan pangan nasional. Dilansir dari antaranews.com, Minggu, (19/7/2026).
“Kolaborasi adalah kunci. Jawa Timur memiliki modal yang kuat untuk terus berkontribusi bagi Indonesia sebagai produsen gula terbesar nasional dan salah satu lumbung padi Indonesia,” ujar Khofifah dalam keterangan resminya, Sabtu, (18/7/2026).