SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memastikan seluruh korban insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 mendapatkan layanan kesehatan tanpa dibebani biaya. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, biaya pengobatan korban akan ditanggung Pemprov Jatim, termasuk apabila harus dirujuk ke rumah sakit selain yang telah ditunjuk.
KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) mengalami kebakaran di Perairan Utara Sumenep pada Minggu, (2/8/2026) pagi. Berdasarkan data tim SAR Surabaya hingga Senin, (3/8/2026), lima orang dilaporkan meninggal dunia, 229 penumpang dan kru berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara proses pencarian korban lainnya masih terus dilakukan.
Khofifah mengatakan, saat ini korban yang membutuhkan penanganan medis intensif dirawat di Rumah Sakit PHC Surabaya. Sementara jenazah korban meninggal dunia dibawa ke RS Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso Surabaya untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Dilansir dari kompas.com, Senin, (3/8/2026).
“Dalam proses penanganan ini, sekarang yang diperlukan rawat inap hanya di Rumah Sakit PHC. Tapi seandainya ada yang perlu rumah sakit yang lain-lain, maka seluruh biaya ditanggung oleh Pemprov,” ujar Khofifah.