Pasar Murah di Kota Pasuruan Raup Transaksi Rp93,6 Jut

parlemen | 06 Agustus 2026 07:13

Pasar Murah di Kota Pasuruan Raup Transaksi Rp93,6 Jut
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (dok kominfo)

PASURUAN, PustakaJC.co - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai transaksi sebesar Rp93,6 juta dalam pelaksanaan pasar murah di Kota Pasuruan. Kegiatan yang digelar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur ini bertujuan menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok, memperkuat daya beli masyarakat, mendukung pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mengendalikan inflasi daerah, Rabu, (5/8/2026).

 

Pasar murah yang berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Mayangan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kehadirannya sekaligus untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Dilansir darj kominfojatim.go.id, Kamis, (6/8/2026).

 

Khofifah mengatakan, pasar murah menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

“Pasar murah ini merupakan ikhtiar Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok, memperkuat daya beli masyarakat, sekaligus mendukung pengendalian inflasi di daerah,” kata Khofifah.

 

 

 

 

Berbagai komoditas disediakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Beras SPHP, Beras Premium, gula, Minyakita, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, tepung, cabai rawit merah, cabai merah besar, hingga daging ayam ras. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak pasar murah dibuka.

 

Selama pelaksanaan kegiatan, total transaksi mencapai Rp93.600.000. Dari jumlah tersebut, transaksi bahan pokok menyumbang Rp88.485.000, sedangkan transaksi produk UMKM mencapai Rp5.115.000.

 

Sejumlah komoditas bahkan terjual habis. Beras SPHP sebanyak 1.200 sak ludes dibeli masyarakat, disusul Beras Premium sebanyak 100 sak, gula 200 kilogram, Minyakita 240 liter, telur ayam ras 200 pack, bawang merah 20 kilogram, bawang putih 20 kilogram, serta tepung 60 kilogram.

 

Sementara itu, penjualan cabai rawit merah mencapai 14,1 kilogram dari stok 15 kilogram. Cabai merah besar juga terjual sebanyak 14,1 kilogram dari stok 15 kilogram, sedangkan daging ayam ras terjual 110 kilogram dari total stok 129 kilogram.

 

 

 

Khofifah menambahkan, penyelenggaraan pasar murah tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan produknya.

 

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sementara pelaku UMKM juga memiliki ruang untuk memasarkan produknya,”ujarnya.

 

Melalui penyelenggaraan pasar murah secara berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen menjaga ketersediaan bahan pokok, memperkuat daya beli masyarakat, serta mendukung stabilitas harga dan pengendalian inflasi di berbagai daerah. (ivan)