Khofifah Sebut Salak Madu Malang Berpotensi Jadi Komoditas Unggulan

parlemen | 14 Juli 2026 12:03

Khofifah Sebut Salak Madu Malang Berpotensi Jadi Komoditas Unggulan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memanen sekaligus mencicipi buah salak madu di Desa Wonoagung, Kecamatan Kesambon, Kabupaten Malang. (dok kompas)

MALANG, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai salak madu yang dikembangkan petani di Desa Wonoagung, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, memiliki potensi besar menjadi komoditas hortikultura unggulan karena cita rasanya yang manis dan teksturnya yang renyah.

 

Saat meninjau kebun milik petani Sukatmiani, Khofifah mengatakan salak madu asal Desa Wonoagung memiliki karakteristik khas yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Menurutnya, kualitas buah yang baik menjadi modal penting untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas tersebut. Dilansir dari kompas.com, Selasa, (14/7/2026).

 

Di lahan tersebut terdapat sekitar 450 pohon salak madu yang dalam kondisi normal mampu menghasilkan 40 hingga 60 kilogram buah setiap pekan dengan frekuensi panen dua kali seminggu. Saat musim panen raya pada Agustus hingga September, produksi dapat meningkat hingga sekitar satu kuintal seiring tingginya permintaan pasar, termasuk dari wilayah Kecamatan Ngantang.

 

“Salak madu dikenal memiliki cita rasa manis dengan tekstur renyah,” kata Khofifah.