Misi Dagang Jatim-Kalbar Hasilkan Investasi Rp885 Miliar

parlemen | 12 Agustus 2026 18:48

 

Secara kumulatif sejak 2019 hingga 2026, Jawa Timur telah melaksanakan 53 kali misi dagang dalam negeri dengan total komitmen transaksi mencapai Rp41,28 triliun dari 2.282 transaksi yang melibatkan 2.654 pelaku usaha.

 

Jawa Timur juga terus memperluas pasar internasional. Pada periode 2022 hingga Juli 2026, telah dilaksanakan delapan kali misi dagang luar negeri ke sejumlah negara dan kawasan, yakni Riyadh, Kuala Lumpur, Dili, Hong Kong, Osaka, dan Singapura.

 

Total transaksi dari misi dagang luar negeri tersebut mencapai Rp33,18 triliun.

 

Khofifah menyebut misi dagang merupakan upaya mempertemukan potensi dan kebutuhan kedua daerah, memperluas jejaring usaha, memperkuat rantai pasok antardaerah, serta membangun kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.

 

Menurutnya, sektor peternakan menjadi salah satu potensi Jawa Timur yang dapat dikembangkan di Kalimantan Barat. Jawa Timur memiliki populasi sapi terbesar di Indonesia sehingga terdapat peluang kerja sama dalam pengembangan peternakan.

 

“Salah satu sektor unggulan di Jawa Timur adalah peternakan. Saat ini jumlah populasi sapi di Jawa Timur ini tinggi sekali, populasi sapi terbesar di Indonesia. Sektor ini bisa menjadi hal yang akan dikembangkan di Kalimantan Barat,” tuturnya.