Transaksi penjualan Jawa Timur mencakup berbagai komoditas unggulan lintas sektor. Di antaranya garam bahan baku dan olahan, olahan daging sapi dan ayam, green bean coffee, telur ayam, susu sapi, rokok, benih hortikultura dan jagung, pakan ikan dan udang, beras, gula pasir, telur asin, telur bakar dan telur bebek, ikan patin, DOC, buster buah, kambing dan domba, ikan dalam kaleng, produk fesyen, balok kayu, pupuk asam amino, bawang merah, hingga cabai merah kering.
Sementara itu, pelaku usaha Jawa Timur juga melakukan pembelian sejumlah komoditas dari Kalimantan Barat. Komoditas tersebut meliputi kayu bulat, arang batok kelapa, gula merah, briket sisha, madu hutan, madu trigona, ikan bagus, serta ikan toman.
Pada sektor investasi, PT Saraswanti Anugerah Indonesia Surabaya mencatat komitmen investasi perluasan usaha industri pupuk buatan hara makro primer di Kabupaten Mempawah senilai Rp500 miliar.
Kemudian PT Saraswanti Agro Estate Surabaya melakukan investasi perluasan usaha perkebunan sawit di Kabupaten Landak senilai Rp300 miliar. Sementara PT Anugerah Dolomit Indonesia Surabaya berkomitmen mengembangkan industri pupuk bahan amelioran di Kabupaten Mempawah dengan nilai investasi Rp85 miliar.