HUT ke-81 RI, Jatim Mantapkan Langkah Menuju Kedaulatan Pangan

parlemen | 17 Agustus 2026 13:45

HUT ke-81 RI, Jatim Mantapkan Langkah Menuju Kedaulatan Pangan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi penguat komitmen Jawa Timur dalam membangun kedaulatan pangan secara berkelanjutan.

 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan hal tersebut usai memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 Nopember Surabaya, Senin, (17/8/2026) dini hari.

 

Apel tersebut diikuti Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, Pramuka, serta mahasiswa. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Senin, (17/8/2026).

 

Khofifah mengatakan, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

 

Menurutnya, semangat tersebut salah satunya diwujudkan melalui penguatan sektor pangan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

 

“Tema besarnya adalah Indonesia berdaulat, adil dan makmur. Maka hari ini upacara di Grahadi pada pagi hari merupakan bagian dari komitmen kita bersama, sinergitas dari nelayan, petani, peternak, dan tentu TNI-Polri yang juga mendukung ketahanan pangan,” ujar Khofifah.

 

 

Ia menjelaskan, ketahanan pangan menjadi salah satu tema yang diusung dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih di Gedung Negara Grahadi pada pagi hari.

 

Pesan tersebut sekaligus untuk mengingatkan masyarakat bahwa menjaga ketersediaan pangan membutuhkan peran serta berbagai elemen, mulai dari petani, nelayan, peternak hingga pemerintah dan jajaran Forkopimda.

 

“Kita ingin menyampaikan kepada masyarakat Jawa Timur bahwa peran serta para petani, para nelayan, para peternak, seluruh jajaran Forkopimda ini sudah menjadikan Jawa Timur tertinggi produksi padi, beras, jagung, juga telur, begitu juga daging sapi,” jelasnya.

 

Khofifah menilai capaian produksi berbagai komoditas tersebut merupakan hasil dari sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

 

Kondisi itu, kata dia, menjadi modal penting bagi Jawa Timur untuk terus meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memperkuat kedaulatan pangan secara berkelanjutan.

 

“Ini menjadi bagian dari syukur nikmat kita, sinergitas kita semuanya sehingga menjadikan Jawa Timur ini siap, tidak hanya ketahanan pangan tapi kedaulatan pangan berkelanjutan,” katanya.

 

 

Khofifah menegaskan, upaya memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan di Jawa Timur juga sejalan dengan program prioritas nasional yang terus ditekankan Presiden RI Prabowo Subianto.

 

“Ini bagian dari program prioritas nasional Presiden Prabowo yang selalu menekankan untuk bisa mewujudkan ketahanan pangan. Jawa Timur sendiri sudah sampai pada tahapan kedaulatan pangan berkelanjutan,” tegasnya.

 

Karena itu, Khofifah mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga sinergitas dan semangat gotong royong dalam mengembangkan sektor pertanian, perikanan, peternakan, serta sektor pangan lainnya.

 

Menurutnya, penguatan sektor pangan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

 

“Itulah yang kita harapkan bahwa Indonesia berdaulat, adil dan makmur. Kita ingin masuk pada sektor pangan,” ujarnya.

 

 

Khofifah berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI semakin memperkuat semangat masyarakat Jawa Timur untuk bersama-sama menjaga kedaulatan pangan sekaligus mendukung pembangunan nasional.

 

Ia juga menyampaikan ucapan selamat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kepada seluruh masyarakat.

 

“Selamat memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81. Salam merdeka semuanya,” pungkasnya. (ivan)