SURABAYA, PustakaJC.co – Dunia pendidikan vokasi Indonesia makin mendunia! Kini, banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Tanah Air menjalin kerja sama dengan negara-negara besar seperti Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan untuk membuka peluang kerja bagi lulusan muda. Program ini menjadi angin segar bagi generasi produktif yang siap menembus pasar tenaga kerja internasional.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menyesuaikan kurikulum SMK dengan kebutuhan industri global.
“Jadi sekarang SMK-nya menyesuaikan kemampuan dengan kebutuhan bursa tenaga kerja. Sudah ada kerja sama dengan negara-negara seperti Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan yang butuh tenaga kerja muda,” ujarnya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Menara Bank Mega, Jakarta, dilansir Jumat, (31/10/2025).
Tak hanya itu, Kemendikdasmen tengah menggodok rencana agar pendidikan SMK berlangsung selama empat tahun, dengan tahun keempat difokuskan untuk persiapan kerja langsung di dunia industri. Model ini sudah diuji coba di beberapa sekolah di Semarang.
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya SMK berbasis keunggulan lokal.
“Jangan sampai daerahnya punya potensi kopi, malah sekolah jurusan komputer,” ujarnya menegaskan.
Selain meningkatkan daya saing global, konsep ini juga diharapkan mendorong tumbuhnya wirausaha muda daerah yang mampu mengangkat potensi lokal sekaligus berdaya saing internasional.
Mu’ti juga berharap masyarakat tak lagi memandang sebelah mata pendidikan kejuruan.
“Banyak lulusan SMK yang kini bukan hanya bekerja, tapi juga melanjutkan kuliah dan bahkan membuka usaha sendiri,” tambahnya.
Langkah Kemendikdasmen ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi di Indonesia sedang bertransformasi menuju arah yang lebih adaptif, profesional, dan berorientasi masa depan.
Dengan dukungan dari berbagai negara mitra, para lulusan SMK kini punya peluang besar untuk berkarier di luar negeri—sekaligus membawa nama baik Indonesia di kancah global. (int)