Unair Terima 2.506 Mahasiswa Baru SNBP 2026, Persaingan Ketat Tembus 8,11 Persen

pendidikan | 04 April 2026 06:39

Unair Terima 2.506 Mahasiswa Baru SNBP 2026, Persaingan Ketat Tembus 8,11 Persen
Rektor Unair Prof Muhammad Madyan di Surabaya. (dok antara)

SURABAYA, PustakaJC.co – Universitas Airlangga (Unair) menerima sebanyak 2.506 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Jumlah tersebut menyisihkan 29.947 pendaftar dari seluruh Indonesia.

 

Rektor Unair, Muhammad Madyan, mengungkapkan bahwa minat pendaftar tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di kisaran 27 ribu peserta. Dilansir dari antaranews.com, Sabtu, (4/4/2026).

 

“Jumlah peminat tahun ini melonjak,” ujarnya di Surabaya, Selasa, (31/3/2026).

 

 

Dari total pendaftar, tercatat berasal dari 6.791 sekolah. Namun, hanya siswa dari 1.219 sekolah yang berhasil lolos seleksi. Tingkat keketatan pun mencapai 8,11 persen.

 

Madyan menambahkan, sebaran mahasiswa baru sudah mencakup seluruh 38 provinsi di Indonesia. Hal ini menunjukkan daya jangkau Unair semakin luas secara nasional.

 

“Dari 38 provinsi ada semua di jalur SNBP ini,” katanya.

 

Selain itu, Unair juga menyoroti aspek pemerataan akses pendidikan. Sebanyak 806 mahasiswa atau 32,2 persen dari total yang diterima merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

 

 

 

“Kami tidak menentukan pemegang KIP diterima atau tidak. Ini fair saja bagi mereka yang benar-benar mampu berkuliah di Unair,” tegasnya.

 

 

Sementara itu, Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair, Achmad Solihin, menyebut tren pendaftar terus meningkat, dengan kenaikan lebih dari 1.000 orang dibanding tahun lalu.

 

Menurutnya, sebaran asal sekolah yang semakin luas menunjukkan bahwa Unair kian dikenal secara nasional, bahkan menjangkau siswa WNI di luar negeri.

 

“Unair itu Indonesia banget, termasuk warga negara Indonesia yang sekolah di luar negeri,” ujarnya.

 

 

Realisasi penerimaan sebanyak 2.506 mahasiswa ini setara 103 persen dari kuota awal. Unair sendiri mengalokasikan sekitar 23 persen total daya tampung untuk jalur SNBP.

 

Namun, peningkatan penerimaan di jalur prestasi ini berdampak pada berkurangnya kuota jalur lain, khususnya seleksi mandiri.

 

“Konsekuensinya jalur mandiri akan semakin berkurang jumlahnya,” kata Solihin.

 

Lonjakan peminat dan ketatnya seleksi SNBP 2026 menegaskan posisi Unair sebagai salah satu kampus favorit nasional. Di sisi lain, penyesuaian kuota jalur mandiri menjadi konsekuensi yang tak terhindarkan. (ivan)