Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengapresiasi keberagaman jalur masuk PTN tersebut. Menurutnya, hal ini membuka peluang bagi siswa dengan potensi non-akademik.
“Tidak semua siswa unggul di akademik. Ada yang kuat di ekstrakurikuler, dan jalur seperti ini bisa mengakomodasi mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Cabdindik Wilayah Madiun-Ngawi, Lena, menyatakan pihaknya akan membentuk tim di tiap sekolah yang melibatkan kepala sekolah dan guru BK untuk mendampingi siswa menentukan jurusan sesuai minat dan kemampuan.
“Kami juga libatkan orang tua melalui parenting, agar siswa bisa memahami pilihan antara minat, kemampuan, dan tantangan ke depan,” katanya.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, sebanyak 17 siswa SMA/SMK berprestasi di wilayah Madiun-Ngawi menerima sertifikat Golden Ticket untuk masuk UNAIR sesuai program studi pilihan mereka. (ivan)