Tak Ingin Generasi Lupa Sejarah, Pemkot Surabaya Wajibkan Buku Bung Karno di Sekolah

pendidikan | 26 Juni 2026 17:21

Eri juga menegaskan bahwa sebagai kota kelahiran Proklamator RI, Surabaya memiliki tanggung jawab untuk menanamkan semangat perjuangan Bung Karno kepada generasi muda.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, menilai buku tersebut dapat menjadi media bagi generasi muda untuk memahami perjalanan sejarah Bung Karno melalui pendekatan akademis yang kuat.

Ia menjelaskan, penyusunan buku dilakukan berdasarkan riset yang menelusuri berbagai arsip, perpustakaan, dan museum, baik di Indonesia maupun Belanda.

Senada dengan itu, Guru Besar Sejarah Perkotaan Universitas Airlangga, Prof. Purnawan Basundoro, mengatakan buku tersebut layak menjadi referensi bagi pelajar Surabaya karena secara khusus mengulas hubungan Bung Karno dengan Kota Pahlawan sejak lahir hingga akhir hayatnya.

Menurutnya, buku tersebut dapat membantu meningkatkan minat pelajar terhadap sejarah sekaligus memperkuat identitas Surabaya sebagai kota kelahiran Bung Karno.

Buku Bung Karno: Aku Arek Suroboyo ditulis oleh Purnawan Basundoro, Samidi, Yayan Indrayana, dan Kukuh Yudha Karnanta. Selain versi cetak, buku tersebut juga tersedia dalam format digital yang dapat diakses masyarakat. (nov)