Lulusan SMK Jatim Didorong Menembus Pasar Kerja Internasional

pendidikan | 19 Agustus 2026 19:03

Lulusan SMK Jatim Didorong Menembus Pasar Kerja Internasional
Raden Bagus Marseto Ketua Tim Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri (P3KLN) BP3MI Jawa Timur saat ditemui di kantornya. (dok suarasurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jawa Timur didorong untuk memanfaatkan peluang kerja di luar negeri melalui program SMK Go Global yang digagas pemerintah pusat. Jawa Timur mendapat target memberangkatkan 6.880 pekerja migran Indonesia (PMI) pada 2026.

 

Ketua Tim Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri (P3KLN) BP3MI Jawa Timur Raden Bagus Marseto mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya memperluas kesempatan kerja bagi lulusan SMK. Dilansir dari suarasurabaya.net, Rabu, (19/8/2026).

 

Program itu juga diharapkan dapat membantu mengurangi angka pengangguran terbuka dari lulusan SMK yang masih menjadi salah satu yang tertinggi dibandingkan jenjang pendidikan lainnya.

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2026, tingkat pengangguran terbuka (TPT) lulusan SMK mencapai 7,74 persen.

 

“Dari data statistik, lulusan SMK penyumbang pengangguran terbanyak. Untuk mengatasi hal tersebut, dibuatlah SMK Go Global. Di sisi lain, memang SMK itu kan dipersiapkan untuk bekerja. Nah, ini kita coba untuk meningkatkan,” ujar Marseto, Rabu, (19/8/2026).