Abdul Hamid

Anak Buruh Tani yang Kini Jadi Profesor Riset BRIN dan BRIDA Jatim

tokoh | 08 November 2025 09:39

 

Karier Hamid dimulai saat ia menjadi penyuluh kehutanan pada 1980. Dari penghasilan kecil, ia bertekad melanjutkan kuliah dan berhasil menempuh pendidikan di Universitas Bengkulu, hingga akhirnya meraih gelar Insinyur Pertanian pada 1986. Setelah menjadi PNS di Dinas Kehutanan, kariernya menanjak hingga menduduki jabatan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Kediri dan Asisten Gubernur Jawa Timur.

 

Namun di puncak jabatan struktural, Hamid justru memilih jalur fungsional sebagai peneliti. Ia melanjutkan studi magister di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan doktor di Universitas Brawijaya (UB). Tahun 2002, ia resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Pertanian.

 

“Saya lebih nyaman meneliti daripada mengurus anggaran besar. Saya ingin hidup dengan ilmu, bukan kekuasaan,” tuturnya.

 

 

[halamam]

 

Selama dua dekade menjadi peneliti, Hamid telah menulis lebih dari 14 artikel ilmiah internasional dan sejumlah buku yang membahas lingkungan, inovasi publik, dan pembangunan berkelanjutan. Ia dikenal berintegritas tinggi dan konsisten pada nilai kejujuran.

 

Ketika sempat dituduh memperoleh jabatan secara tidak etis, ia menegaskan integritasnya lewat sumpah terbuka.

 

“Kalau saya menyuap untuk jabatan ini, tujuh turunan saya tidak akan selamat,” ujarnya tegas.