Kusnadi

Politikus Teduh Pemersatu PDIP Jawa Timur

tokoh | 17 Desember 2025 18:19

Politikus Teduh Pemersatu PDIP Jawa Timur
Mantan Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi. (dok bhirawa)

SURABAYA, PustakaJC.co - Dunia politik Jawa Timur berduka. Kusnadi, mantan Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019–2024 sekaligus mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, wafat pada Selasa, (16/12/2025). Kepergiannya meninggalkan jejak panjang kepemimpinan yang dikenal teduh, komunikatif, dan merangkul semua kalangan.

 

Bagi keluarga besar PDIP Jawa Timur, Kusnadi bukan sekadar tokoh struktural. Ia adalah figur pemersatu yang memimpin dengan dialog dan musyawarah. Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Jatim, Budi ‘Kanang’ Sulistyono, mengenang almarhum sebagai pemimpin yang selalu menghindari konflik internal. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Senin, (17/12/2025).

 

“Pak Kusnadi memimpin tanpa konflik. Semua persoalan selalu dibicarakan, dikerucutkan demi kepentingan partai, sehingga seluruh elemen bisa terakomodasi,” ujar Budi Kanang.

 

 

 

Gaya kepemimpinan tersebut membuat organisasi partai tetap solid di tengah dinamika politik yang kerap berubah. Sikap terbuka dan kemampuan membangun komunikasi sehat menjadi ciri khas Kusnadi yang hingga kini masih dijadikan teladan oleh kader PDIP Jawa Timur.

 

Lahir pada 7 Desember 1958, Kusnadi dikenal sebagai politikus yang dekat dengan rakyat dan kuat di basis akar rumput. Karier politiknya menempatkan ia sebagai salah satu tokoh penting PDIP di Jawa Timur, baik di legislatif maupun struktur partai.

 

Dari sisi pendidikan, Kusnadi menamatkan S-1 di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada 1986 dan melanjutkan S-2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diselesaikannya pada 1995. Bekal akademik tersebut memperkuat perannya sebagai politisi yang rasional dan komunikatif.

 

Di akhir hayatnya, Kusnadi menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soetomo Surabaya akibat kanker kelenjar getah bening (limfoma) serta penyakit autoimun. Ia mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.01 WIB, sebagaimana dikonfirmasi pihak keluarga dan rumah sakit.

 

 

 

Jenazah almarhum rencananya dimakamkan di TPU Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Sejumlah tokoh politik dan kader PDIP diperkirakan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

 

Meski perjalanan politiknya sempat mengalami fase sulit, kiprah Kusnadi tetap menjadi bagian penting dalam sejarah politik dan DPRD Jawa Timur. Bagi banyak orang, ia akan dikenang bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi sebagai figur politik yang mengedepankan etika, dialog, dan kebersamaan. (ivan)