SURABAYA, PustakaJC.co – Di tengah gempuran modernisasi dan teknologi digital, Idong (39), warga Baduy Dalam, tetap teguh menjaga warisan adat leluhur di wilayah Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten. Baginya, adat bukan sekadar tradisi, melainkan pedoman hidup yang tak boleh dilanggar.
“Dulu kami sebenarnya disebut orang Kanekes. Namun saat penjajah datang disebutlah Suku Baduy,”ujar Idong kepada dikutip dari gresiksatu.com, Senin, (9/2/2026).
Idong merupakan bagian dari komunitas Baduy Dalam, kelompok inti masyarakat adat yang hanya terdiri dari tiga kampung: Cibeo, Cikartawana, dan Cikeusik. Jumlah kampung tersebut tidak boleh bertambah maupun berkurang karena sudah menjadi ketetapan adat.