Nabilah Lubis lahir di Kairo, Mesir, pada 14 Maret 1942. Ia tumbuh di lingkungan intelektual yang dekat dengan tradisi keilmuan Al-Azhar. Kakeknya diketahui merupakan salah satu pengajar di lingkungan ulama Al-Azhar, sementara ayahnya bekerja di Kementerian Keuangan Mesir dan menjadi pengajar bahasa Prancis.
Perjalanan hidupnya berubah ketika ia menikah dengan Burhanuddin Lubis, mahasiswa asal Indonesia. Sejak saat itu, ia menetap di Indonesia dan mulai membangun karier akademiknya.
Namanya kemudian tercatat dalam sejarah sebagai perempuan pertama yang meraih gelar doktor di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 1992, yang saat itu masih bernama IAIN Jakarta. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi perempuan dalam dunia pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Sejak 1965, Nabilah telah mengajar di Fakultas Adab IAIN Jakarta. Ia mengampu berbagai mata kuliah, termasuk Sastra Arab dan kajian teks klasik. Di antara mahasiswa yang pernah belajar darinya adalah tokoh intelektual Muslim terkemuka, Nurcholish Madjid.