Dalam perjalanan kariernya, Nabilah dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis, di antaranya Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, serta Guru Besar Sastra Arab dan Filologi.
Kontribusi terbesar Nabilah terletak pada upayanya menghidupkan kembali manuskrip klasik Islam Nusantara. Disertasinya tentang kitab Zubdat al-Asrar karya ulama besar abad ke-17, Syekh Yusuf al-Makassari, menjadi salah satu karya penting dalam studi filologi Islam.