Boissevain lahir di Blora pada 2 April 1892. Ia merupakan lulusan hukum dari Utrecht University dan sempat bertugas di lingkungan peradilan di Semarang serta Bangil sebelum dipercaya memimpin Pasuruan.
Pada masa kepemimpinannya, pemerintah kota mulai menyusun perencanaan tata ruang yang lebih modern. Tahun 1929, Boissevain menandatangani kontrak kerja sama dengan arsitek ternama Thomas Karsten untuk menyusun rencana pengembangan kota selama dua tahun.
Kerja sama itu mencakup revisi peraturan bangunan, pengembangan kawasan industri, hingga pembenahan sistem drainase di kawasan Kebonsari. Karsten bahkan diwajibkan datang ke Pasuruan minimal tiga hari setiap kuartal untuk memberikan konsultasi teknis terkait perencanaan kota.