Salah satu yang dikenal adalah kitab Al-Hishnul Hashin al-Ma’ruf bi Ratib al-Haddad, syarah atas wirid Ratib Al-Haddad karya Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad.
Melalui kitab tersebut, ia menjelaskan dasar-dasar dalil Al-Qur’an dan hadits di balik amalan dzikir yang diamalkan masyarakat.
Karya ini menjadi salah satu bentuk pembelaan ilmiah terhadap praktik keagamaan warga Nahdliyin yang kerap disalahpahami oleh kelompok tertentu.
Meski memiliki pengaruh besar dalam dunia politik dan keagamaan, KH Abdullah Faqih dikenal sebagai sosok yang sangat sederhana dan rendah hati.