Manajemen Algoritma
Masalah terbesar adalah Manajemen Algoritma yang menjadi Mandor Tanpa Wajah. Dalam sistem konvensional, buruh bisa bernegosiasi dengan mandor jika cuaca buruk. Namun, kurir hari ini berhadapan dengan "Tuhan Digital" yang tidak memiliki empati. Algoritma memaksa sistem tetap berjalan dengan ancaman sanksi, meski di lapangan terjadi banjir atau kelelahan ekstrem. Inilah yang oleh kanal YouTube Maharu disebut sebagai sistem yang overheated. Karena status mereka adalah Disposable Workforce (tenaga kerja sekali pakai), perusahaan tidak khawatir jika satu "mesin manusia" rusak; ribuan lainnya sudah antre di depan pintu.
Siapa yang Menanggung Biaya Riil Ekonomi?
Kita membanggakan ekonomi digital yang meroket, tapi Who bears the real cost?
Biaya Fisik? Ditanggung kurir melalui penyusutan nilai kendaraan pribadi.
Biaya Kesehatan? Ditanggung keluarga kurir di masa depan akibat saraf kejepit dan polusi.
Biaya Sosial? Anak-anak yang kehilangan figur ayah karena orang tua mereka mengejar "teror notifikasi" hingga larut malam demi bonus sekedarnya.