Ia wafat pada 1978, namun warisan pemikirannya tetap relevan hingga kini. Bahkan, sejumlah pihak menilai Asa Bafagih layak diusulkan sebagai Pahlawan Nasional karena jasanya dalam dunia pers dan perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Kisah Asa Bafagih menjadi pengingat bahwa banyak tokoh besar bangsa yang belum mendapat sorotan layak dalam sejarah. Sosoknya bukan hanya jurnalis, tetapi juga pejuang informasi yang berani dan berintegritas tinggi. (int)