Pahlawan Nasional 2025

Tiga Tokoh Ini Raih Gelar Pahlawan Nasional

tokoh | 08 Juli 2026 15:03

Tiga Tokoh Ini Raih Gelar Pahlawan Nasional
Penganugerahan gelar pahlawan nasional 2025. (dok detik)

SURABAYA, PustakaJC.co – Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh pada peringatan Hari Pahlawan, Senin, (10/11/2025). Dari jumlah tersebut, tiga nama yang menjadi sorotan adalah Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden kedua RI Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto, serta aktivis buruh Marsinah.

 

Gus Dur dinilai berjasa dalam memperkuat demokrasi, pluralisme, dan kehidupan berbangsa. Tokoh kelahiran Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 itu menjabat sebagai Presiden RI periode 1999–2001. Sebelum menjadi presiden, ia memimpin Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) dan mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kiprahnya dalam mendorong toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman menjadi salah satu warisan penting bagi Indonesia. Dilansir dari detik.com, Rabu, (8/7/2026).

 

Tokoh lainnya yang menerima gelar Pahlawan Nasional adalah Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto. Presiden kedua RI yang lahir di Kemusuk, Yogyakarta, pada 8 Juni 1921 itu memiliki perjalanan panjang di dunia militer sebelum memimpin Indonesia. Soeharto dikenal berperan dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, menjadi Panglima Mandala dalam operasi pembebasan Irian Barat, serta memimpin Indonesia selama lebih dari tiga dekade.

 

 

Sementara itu, Marsinah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas perjuangannya membela hak-hak buruh. Perempuan kelahiran Nganjuk, Jawa Timur, 10 April 1969 tersebut dikenal sebagai aktivis buruh di PT Catur Putra Surya (CPS), Sidoarjo. Namanya menjadi simbol perjuangan pekerja setelah ditemukan meninggal dunia pada Mei 1993 usai memperjuangkan tuntutan perbaikan kesejahteraan buruh.

 

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada ketiga tokoh tersebut menjadi bentuk penghormatan negara atas jasa dan kontribusi mereka dalam sejarah Indonesia, meski berasal dari latar belakang perjuangan yang berbeda. (ivan)