Kota Batu, Swiss Kecil van Jatim

wisata | 23 Desember 2021 21:02

Karena sering digunakan untuk membersihkan keris bertuah, mata air di sini dipercaya yang tadinya dingin dan sejuk berubah menjadi panas. Bahkan hingga kini mata air ini masih menjadi sumber abadi di kawasan Wisata Singgoriti.

Hingga kini baik melalui dokumen atau cerita-cerita orang terdahulu, belum bisa dilacak kapan wilayah ini disebut dengan nama "Batu". Walau ada beberapa kisah dari masyarakat setempat yang menyebut nama ini berasal dari seorang pengikut Pangeran Diponegoro.

Zaenuddin mencatat ulama pengikut Pangeran Diponegoro ini bernama Abu Ghonaim atau disebut sebagai Kiai Gubug Angin yang oleh masyarakat sering dipanggil Mbah Wastu. Dari kebiasaan masyarakat Jawa sering mempersingkat nama panggilan seseorang munculah nama Batu.

"Akhirnya lambat laun sebutan Mbah Wastu dipanggil Mbah Tu menjadi Mbatu atau Batu sebagai sebutan bagi daerah yang berhawa dingin di Jawa Timur itu," ucapnya.

Bagikan
Halaman