Gandrung Sewu 2025 Kian Memukau, 1.400 Penari Guncang Pantai Boom Banyuwangi

wisata | 27 Oktober 2025 06:54

Gandrung Sewu 2025 Kian Memukau, 1.400 Penari Guncang Pantai Boom Banyuwangi
Tari Kolosal Gandrung Sewu Banyuwangi Sabtu, (25/10/2025) diikuti 1.400 Penari. (dok jatimpos)

BANYUWANGI, PustakaJC.co – Memasuki tahun ke-13, pagelaran kolosal Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton di Pantai Marina Boom, Sabtu, (25/10/2025). Mengusung tema “Selendang Sang Gandrung”, sebanyak 1.400 penari menampilkan koreografi yang anggun dan harmonis.

 

Aksi teatrikal perjuangan menjadi seorang Gandrung menambah kesan sakral dan magis pertunjukan. Dilansir dari jatimpos.co, Senin, (27/10/2025).

 

“Ini sangat luar biasa, penarinya banyak dan menarinya kompak serta indah,” ujar Tara, wisatawan asal Inggris yang terpukau melihat penampilan tersebut.

 

 

 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, Gandrung Sewu bukan sekadar festival, tetapi simbol keindahan yang lahir dari kolaborasi.

 

“Selendang bukan sekadar kain. Ia melambangkan harmoni dalam tarian kehidupan, bahwa kolaborasi bisa menciptakan peluang dan kemajuan,” ujarnya.

 

Festival tahun ini diikuti 1.100 penari lokal Banyuwangi, termasuk para kepala desa yang tampil sebagai Paju Gandrung, serta 300 penari diaspora dari berbagai daerah—mulai Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, hingga Papua dan Amerika.

 

 

 

Gandrung dari berbagai usia, mulai anak 4 tahun hingga mahasiswa, tampil menawan dengan selendang merah. Bahkan, gandrung cilik sempat menarik perhatian lewat perpaduan gerak Gandrung klasik dan velocity dance kekinian.

 

“Ini bukti sinergi menjaga warisan budaya lewat sentuhan kontemporer,” tambah Ipuk.

 

Usai pertunjukan, suasana haru terasa. “Latihan tiga bulan terbayar. Kami bangga dan bahagia,” ujar Diaz, mahasiswi ISI Banyuwangi yang ikut menari.

 

Acara ini juga dihadiri Menteri PAN-RB Rini Widianti, pejabat BPK RI, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, serta sejumlah perwakilan kementerian dan lembaga nasional. (ivan)