SURABAYA, PustakaJC.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan kebijakan tarif Rp1 untuk layanan LRT Jabodebek akan diterapkan pada H+1 dan H+2 Lebaran 2026. Program ini diharapkan mampu mendorong masyarakat memanfaatkan transportasi publik secara optimal, baik untuk kebutuhan silaturahmi maupun rekreasi di kawasan perkotaan.
“Tarif Rp1 ini diharapkan dapat menjadi solusi transportasi yang terjangkau sekaligus nyaman bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi maupun berwisata di wilayah perkotaan,” ujar Radhitya, Demikian dikutip dari Jawapos.com, kamis, (19/3/2026).
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa sebanyak 270 perjalanan kereta disiapkan setiap harinya selama periode tarif khusus tersebut. Kapasitas layanan ini ditujukan untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat pasca-Hari Raya.
Dalam rangka menjaga kualitas layanan, LRT Jabodebek juga melakukan sejumlah penguatan operasional. Di antaranya penambahan petugas di stasiun dan kereta, pengaturan arus penumpang, serta optimalisasi sistem tiket guna memastikan perjalanan tetap aman dan lancar.
Selain itu, pengamanan turut diperketat di seluruh titik layanan. Personel yang bertugas diinstruksikan untuk menjaga keamanan serta kenyamanan pengguna selama periode Lebaran berlangsung.
Kebijakan ini sekaligus menegaskan peran LRT Jabodebek sebagai salah satu moda transportasi publik andalan di wilayah perkotaan, khususnya dalam mendukung mobilitas masyarakat pada momen libur panjang. (frcn)