SURABAYA, PustakaJC.co — PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Surabaya resmi menghentikan penjualan tiket kapal secara langsung di kantor. Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi layanan berbasis digital guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Kamis (30/4/2026).
Kepala Cabang PELNI Surabaya, Roni Abdullah, menegaskan bahwa seluruh proses pembelian tiket kini dialihkan ke sistem online melalui situs resmi maupun aplikasi mobile. Demikian dilansir dari jatim.tribunnews.com, Kamis (30/4/2026).
“Selain website resmi, pembelian tiket kapal kini dilakukan secara online melalui aplikasi PELNI Mobile yang tersedia di Play Store dan App Store,” ujarnya.
Menurutnya, sistem digital memberikan berbagai kemudahan bagi pengguna, mulai dari proses yang lebih cepat hingga transparansi dalam transaksi. Selain itu, tersedia beragam metode pembayaran non-tunai yang memudahkan calon penumpang.
“Kami menyediakan berbagai pilihan pembayaran, seperti virtual account perbankan, dompet digital, hingga mitra ritel resmi yang tersebar luas,” tambahnya.
Dalam penerapannya, calon penumpang cukup mengunduh aplikasi PELNI Mobile, melakukan registrasi, lalu mengisi data perjalanan seperti pelabuhan asal dan tujuan, tanggal keberangkatan, jumlah penumpang, serta memilih jadwal dan kelas layanan. Setelah pembayaran dilakukan, tiket elektronik akan dikirim melalui email atau tersimpan di aplikasi.
Dengan perubahan ini, layanan di kantor cabang kini difokuskan pada kebutuhan lain, seperti informasi pelanggan, perubahan jadwal, hingga pengembalian dana.
“Transformasi layanan digital menjadi langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” tandasnya. (frchn)