BADUNG, PustakaJC.co – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dinilai dapat menjadi peluang bagi sektor pariwisata Indonesia. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa meyakini kondisi tersebut akan membuat Indonesia semakin menarik bagi wisatawan mancanegara (wisman).
Pernyataan itu disampaikan Ni Luh Puspa saat menghadiri Bali & Beyond Travel Fair 2026 di Kabupaten Badung, Bali, Sabtu, (30/5/2026).
Menurutnya, kurs rupiah yang melemah membuat biaya berwisata di Indonesia menjadi lebih terjangkau bagi wisatawan asing. Kondisi ini berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama. Dilansir dari antaranews.com, Minggu, (31/5/2026).
“Kami melihat ini menjadi satu peluang bagi Indonesia karena akan membuat Indonesia memiliki daya tarik yang lebih bagi wisatawan,” ujar Ni Luh Puspa.