Beragam area interaktif turut disiapkan di dalam museum, mulai dari spot foto tematik hingga aktivitas digital yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan materi pameran. Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya revitalisasi museum agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan fungsi edukatifnya.
Saida menegaskan bahwa museum harus terus bertransformasi agar tetap diminati masyarakat. Karena itu, konsep yang lebih interaktif dan menyenangkan terus dikembangkan sehingga pengunjung dapat memperoleh pengalaman sekaligus pemahaman yang lebih mendalam tentang makna kehidupan dan budaya.
Cross Musea Pertiwi dapat dikunjungi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Tiket masuk tersedia melalui sistem pemesanan daring dengan pembayaran non-tunai menggunakan QRIS. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak menelusuri makna kehidupan dan kekayaan budaya Nusantara melalui perspektif koleksi museum yang dikemas secara modern, edukatif, dan menarik. (frchn)