Kajian Ergonomi Dadak Merak Digelar di Ponorogo, Perkuat Keselamatan Pembarong dan Pelestarian Reog

wisata | 01 Juli 2026 06:35

 

Dalam diskusi tersebut dibahas berbagai aspek, mulai dari teknik penggunaan Dadak Merak yang benar, potensi risiko cedera, kenyamanan saat tampil, hingga efisiensi gerakan tanpa mengurangi nilai artistik pertunjukan Reog. Para peserta juga berbagi pengalaman mengenai proses regenerasi pembarong muda agar tetap mampu menjaga kualitas seni tradisi khas Ponorogo.

 

Selain akademisi, kegiatan menghadirkan maestro Reog, pembarong senior, pengrajin Dadak Merak, hingga pembarong muda. Pendekatan ilmiah diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam latihan maupun pertunjukan sehingga risiko gangguan kesehatan dapat diminimalkan.

 

Kajian tersebut juga mendorong generasi muda tidak hanya mahir memainkan Reog, tetapi memahami filosofi, teknik, konstruksi Dadak Merak, hingga peluang ekonomi sebagai pengrajin perlengkapan Reog. Dengan demikian, pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan pelaku seni.