Jejak Gula Tradisional Jawa Terungkap di Museum Mpu Tantular

wisata | 25 Agustus 2026 10:10

 

Jawa Punya Sejarah Panjang Produksi Gula

 

Salah satu kelompok koleksi penting di Museum Mpu Tantular berkaitan dengan sarana produksi gula tradisional.

 

Koleksi tersebut tidak hanya merepresentasikan teknologi tradisional masyarakat dalam mengolah tebu menjadi gula, tetapi juga menggambarkan hubungan antara manusia, lingkungan, pengetahuan lokal, serta perkembangan ekonomi dan budaya.

 

Menurut Evy, kajian mengenai koleksi pergulaan memiliki arti penting karena sejarah gula menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah masyarakat Jawa Timur.

 

Perkembangan teknologi gula juga berkaitan dengan sejarah interaksi budaya di kawasan Asia. Tanaman tebu telah dikenal di kawasan Asia Tenggara sejak masa awal, sedangkan teknologi pemurnian gula berkembang melalui jaringan perdagangan dan pertukaran pengetahuan yang menghubungkan India, Asia Tenggara, hingga Cina.

 

Dalam kehidupan masyarakat, gula tidak hanya menjadi komoditas ekonomi, tetapi juga bagian dari budaya pangan. Berbagai makanan dan minuman tradisional masyarakat Jawa menggunakan gula sebagai salah satu bahan penting.

 

Jawa Timur juga menjadi salah satu sentra utama produksi gula nasional. Berdasarkan paparan dalam seminar, petani tebu Jawa Timur disebut mampu menghasilkan sekitar 51 persen produksi gula nasional.

 

“Jadi rata-rata kurang lebih 10 tahun terakhir itu produksi gula nasional yang dihasilkan dari Provinsi Jawa Timur itu lebih dari 1,3 juta ton per tahun,” ungkapnya.