Di sektor destinasi, pemerintah menargetkan peningkatan bantuan pembangunan amenitas dan aksesibilitas pariwisata. Jumlah bantuan ditargetkan naik dari 92 unit pada 2026 menjadi 150 unit pada 2027.
Program peningkatan keselamatan berwisata juga diperluas dengan target pelaksanaan di 24 lokasi.
Dari sisi kinerja ekonomi, pemerintah memasang sejumlah target pariwisata pada 2027. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ditargetkan mencapai 17,6 juta hingga 19,1 juta kunjungan.
Sementara perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ditargetkan mencapai 1,28 miliar perjalanan.
Investasi sektor pariwisata diproyeksikan mencapai Rp71 triliun. Adapun devisa pariwisata ditargetkan berada pada kisaran 25,5 miliar hingga 28,6 miliar dolar AS.