Menag berharap, langkah strategis ini bisa mendorong pesantren menjadi pusat inovasi, pemberdayaan ekonomi, dan peradaban. Hingga 2025, tercatat 42.369 pesantren tersebar di seluruh Nusantara dengan jutaan santri aktif.
“Pesantren kini bukan hanya pusat ilmu dan dakwah, tetapi juga pusat inovasi dan ekonomi umat,”lanjutnya.
Nasaruddin juga menyoroti program sosial pemerintah yang menyentuh langsung santri, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Program-program ini menunjukkan negara hadir memastikan santri tumbuh sehat dan semangat berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.