Gus Mus Ingatkan Bahaya Mengandalkan Amal Tanpa Keikhlasan

bumi pesantren | 22 Februari 2026 11:43

 

Padahal, lanjutnya, seseorang masuk surga bukan semata-mata karena amal, melainkan karena karunia (fadhal) Allah. Amal hanyalah bentuk penghambaan, bukan jaminan mutlak keselamatan.

 

Ia menambahkan, orang yang terlalu mengandalkan amal biasanya mudah putus harapan ketika berbuat dosa. Mereka merasa seluruh amalnya menjadi sia-sia. Berbeda dengan orang yang ikhlas, yang tetap beribadah dalam kondisi apa pun.

 

“Pokoknya tetap beramal. Apa pun yang terjadi, ia tetap beribadah karena memang kewajiban seorang hamba adalah menyembah Allah. Shalat ya shalat saja,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin itu.

 

Menurutnya, keikhlasan adalah inti dari setiap amal. Tanpa keikhlasan, ibadah berisiko kehilangan makna, sedangkan dengan keikhlasan, amal menjadi bentuk penghambaan yang murni kepada Allah. (ivan)