Tren Kurban Digital Meningkat, Pakar Soroti Kepatuhan Prinsip Syariah

bumi pesantren | 25 Mei 2026 19:28

“Sebagian ulama memandang penyaksian langsung tidak wajib sehingga dokumentasi digital sudah cukup, sedangkan sebagian lain lebih menekankan pentingnya keterlibatan emosional dan spiritual dalam ibadah kurban,” jelasnya.

Karena itu, ia meminta pengelola platform kurban digital tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait akad, proses penyembelihan, hingga distribusi daging kurban. Penyediaan fitur siaran langsung maupun laporan visual juga dinilai penting untuk menjaga transparansi.

Selain itu, Prof Tika menyoroti model bisnis kurban digital yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi prinsip ekonomi syariah. Transparansi harga, kejelasan pengelolaan dana, serta potensi komersialisasi ibadah masih menjadi tantangan yang harus dibenahi.