Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Kempek KH Mustofa Aqil Siroj berharap penetapan lokasi Muktamar tidak hanya didasarkan pada hasil survei teknis, tetapi juga melalui ikhtiar spiritual.
“Hasil survei apa pun, setelah diserahkan kepada Pengurus Besar, kami mohon diserahkan kepada para kiai untuk melakukan istikharah,” ujarnya.
Keputusan mengenai lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU dijadwalkan akan diputuskan setelah rapat SC dan OC PBNU pada pekan ini. Cirebon menjadi salah satu daerah yang dinilai memiliki kesiapan dari sisi fasilitas pesantren, dukungan organisasi, hingga kapasitas untuk menampung ribuan peserta dari seluruh Indonesia. (ivan)